Para pelaku bisnis sebenarnya sangat membutuhkan sebuah silabus yang berisis tentang ketentuan-ketentuan dasar guna membantu menyempurnakan target-target mereka. Ketentuan-ketentuan terebut dibagi menjadi kode-kode dan saran-saran dan dasar pembuatan itu telah termaktub di dalam Al-Qur'an dan sunnah.
Allah berfirman:
ونزلننا عليك الكتاب تبيانا لكل شيء وهدى ورحمة وبشرى للمسلمين (النحل : 89
"Dan Kami turunkan kepadmu Al-Kitab (Al-Qur'an) untuk menjelaskan sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS An-Nahl:89)"
Nabi Muhammad saw. memperinci ayat diatas dengan hadits sebagai berikut:
"Telah kuwariskan kepadamu dua hal, yang jika kamu tetap berpegang kepadanya, maka tidak akan tersesat selamanya, yaitu Kitab Allah dan Sunnahku"
Dengan ini Allah telah merancang beberapa sasaran islami terpenting yang dapat membimbing suatu bisnis khususnya dengan aman menuju kesuksesan.
I. Saran-saran bagi pembisnis.
Seorang pembisnis adalah pemimpin dalam bisnis dan menjadi contoh bagi yang lain tentang bagaimana prilaku-prilaku islami bersentuhan dengan kemajuan dan berkembangnya di jaman modern yang bersandar kepada Allah, agar terwujudnya itu ada beberapa poin, yaitu:
1. Pikirkanlah dan rancanglah tujuan masak-masak agar tetap sejalan dengan pesan-pesan Allah, maka Allah akan menuangkan Karunia-Nya dan Rahmat-Nya kepadamu.
2. Biasakanlah berlaku baik dan santun dalam melakukan segala hal termasuk orang lain, akan memperkuat persaudaraan atau networking, melakukan transaksi dengan baik dan halal, adil dan memenuhi kewajiban terhadap orang lain, agama, dan negara. agar Allah selalu memperkuat ikatan ukhuwah dan diberikan nikmat kepadamu.
3. pilih rekan kerjamu dan pegawaimu dengan dasar agama dan akhlak mulia, hal ini guna menjamin kestabilan bisnis dalam segi keuntungan dan persaudaraan.
4. pertimbangan dan perhatikanlah unsur kesuksesan dalam kualitas barang dan jasa. kemudian gunakan unsur teknologi modern untuk menyempurnakannya.
5. Hindari dari yang dilarang Allah seperti RIBA, MENYOGOK, MENIPU, BERJUDI, MONOPOLI, keinginan menguasai milik orang lain dll. karena semua itu tidak mendatangkan keuntungan tetapi kemurkaan Allah.
6. Jangan bersikap berlebihan seperti bermewah-mewahan, mencolok dan jauhkan dari sifat buruk dan jahat, karena itu menuju ambang kegagalan dan pembubaran bisnis.
7. Bekerjasamalah dengan saudaramu dalam hal kebaikan kemudian berbisnislah dengan didasari kejujuran dan kepercayaan. Allah selalu mendukung usaha yang baik.
II. Doa-doa terkait dengan bisnis.
Di dalam bisnis, pasti pembisnis mudah mendapat masalah khususnya masalah lalai mengingat Allah kaena sibuk transaksi bisnis dan terbtas uang modal, oleh karena itu mereka memerlukan penyembuh, penyembuhnya itu adalah dengan doa. salah satunya adalah:
Doa ketika menghadapi kesulitan.
"Ya, Allah tidak ada yang mudah kecuali apa yang Kau buat mudah. Dan jika Kau, menginginkan, Kau dapat membuat yang sulit ini menjadi mudah"
"Ya, Allah jadikan kebaikan kami menguasai urusan-urusan kami dan jangan biarkan keburukan menguasai kami".
III. Seruan untuk pembisnis.
قد جاءكم من الله نور وكتاب مبين (15) يهدي به الله من اتبع رضوانه سبل السلام ويخرجهم من الظلمات الي النور باءذنه ويهديهم الي صراط مستقيم
"Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunujukki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya kejalan keselamatan dan dengan kitab itu pula Allah mengeluarkan orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus" (QS Al-Maidah:15-16)
Denan ini, bahwa Allah telah menyeru kepada para pelaku bisnis khususnya untuk kembali kepada etika-etika islami, terutama bagi mereka yang hilang ditengah-tengah kegelapan akibat terlena akan kehidupan dunia.
"Kepada mereka yang berdiri bingung di depan pintu gerbang untuk memperbaharui keadaan, namun tidak tahu jalan mana yang harus dilewati
Daftar pustaka:
- Transaksi dan Etika Bisnis Islam, Dr. Husain Syahatah,DR. Siddiq Muh. Al-Amin Adh-Dhahir. hal.111-127